Ketika nama Fernando Mendoza dipanggil pertama overall oleh Las Vegas Raiders pada pukul 20.23 waktu Eastern pada Kamis malam, gemuruh dari kerumunan yang berkumpul di sepanjang North Shore Pittsburgh mengatakan segalanya tentang apa arti NFL Draft 2026 bagi kota yang belum pernah menjadi tuan rumah acara ini sebelumnya: bukan sekadar tonggak sejarah sepak bola, tetapi sebuah pengakuan. Saat ronde pertama berakhir lewat tengah malam, 32 pilihan telah dibuat, setidaknya dua di antaranya sudah menuai kritik keras, dan Hari ke-2 — Ronde 2 dan 3, dimulai Jumat malam — tiba dengan tim-tim bergegas menutup celah yang tidak bisa mereka isi pada Kamis.
Pemilihan Mendoza sudah tak terelakkan sejak quarterback peraih Heisman dari Indiana itu membawa Hoosiers meraih juara nasional musim lalu. Tingkat penyelesaian operan 72,4 persen dan 38 touchdown berbanding 4 intersepsi pada 2025 memberikan Raiders — yang tidak lolos playoff sejak 2021 — fondasi waralaba yang sesungguhnya untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun. Pilihan ini mendapat pujian universal dari para evaluator. Ronde 2 dan 3 pada 24 April akan menentukan apakah Las Vegas mampu membangun kekuatan yang cukup di sekelilingnya dengan cepat.
Continue reading to see the full article