Drone Ukraina menyerang lapangan udara militer Kacha dan Belbek di Krimea yang diduduki Rusia pada malam 26 April 2026, mengirimkan gelombang ledakan ke berbagai distrik Sevastopol dan menewaskan setidaknya satu pria di dekat kota tersebut. Gubernur Sevastopol yang dipasang Moskow, Mikhail Razvozhayev, menyatakan bahwa 43 drone berhasil ditembak jatuh secara keseluruhan. "Sayangnya, ada korban jiwa," tulisnya di saluran Telegram-nya, mengonfirmasi seorang pria kelahiran 1983 tewas di dalam kendaraan dan tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit.
Layanan kereta api pada jalur Sevastopol–Inkerman-1 dihentikan menyusul serangan tersebut. Ledakan dilaporkan terjadi di Balaklava, Fiolent, Sapun Hill, distrik Bakhchysarai, dan beberapa kawasan permukiman Sevastopol, di mana sebuah sekolah tari dan sejumlah rumah mengalami kerusakan. Warga melaporkan mendengar sirene peringatan serangan udara yang berkepanjangan sepanjang malam.
Continue reading to see the full article