Paus Fransiskus pingsan saat Misa pagi di Casa Santa Marta pada hari Minggu dan dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Universitas Agostino Gemelli di Roma sesaat sebelum pukul 08.00 waktu setempat. Kantor Pers Vatikan mengonfirmasi perawatan tersebut dalam sebuah pernyataan singkat pada Minggu siang, menyebutkan bahwa pemimpin umat Katolik itu dalam kondisi "stabil dan sadar" namun kondisinya memerlukan "pemantauan medis ketat." Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan mengenai sifat spesifik dari kejadian tersebut.
Fransiskus genap berusia 89 tahun pada bulan Desember lalu. Beliau telah menghabiskan lebih banyak waktu di rumah sakit selama tiga tahun terakhir dibanding paus mana pun dalam ingatan modern. Pada Februari 2023, beliau dirawat karena bronkitis. Beliau menjalani operasi usus di Gemelli pada 2021. Salah satu lututnya mengalami kerusakan parah akibat nyeri ligamen sehingga beliau menjalani sebagian besar periode 2022–2023 dengan kursi roda. Gemelli — yang sudah lama dijuluki oleh orang-orang dalam Vatikan sebagai "basilika ketiga Vatikan" — telah menjadi latar yang akrab.
Continue reading to see the full article